Zaman sekarang siapa sih diantara budimen yang bisa lepas dari gadget satu ini? Ane aja yang gak punya berharap banget punya! Wkwkwk. Kebetulan ana sendiri juga gak punya laptop tapi alhamdulillah masih ada gantinya berupa PC, meskipun sifatnya non fleksibel tapi patut disyukuri kok. Jadi curhat dah tuh! BTW, Ane doakan bagi budimen yang belum punya bisa segera punya. Tentu budimen butuh banget kan yang namanya laptop apalagi di masa pandemi begini semua jadi serba online. Rasanya akan ribet sekali jika hanya mengandalkan smartphone saja, tapi bagi budimen yang bisa survive dengan mengandalkan smartphonenya saja hingga detik ini, ane acungi jempol deh! Tenang, kegigihan kalian dalam bekerja keras akan terbayar juga kok. Boleh jadi spesifikasi laptop yang budimen dapatkan melebihi ekspetasi budimen. Aamiin...
Balik, ke topik! Selain smartphone, laptop juga merupakan kebutuhan yang hampir dikatakan wajib bagi kalangan pelajar, pegawai, content creator, dll. Pada dasarnya laptop memiliki sifat yang praktis, mudah di bawa kemana-mana, fungsional, dan lain sebagainya. Namun sayangnya, tanpa disadari masih saja dari kita sering melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang mengakibatkan turunnya performa laptop dan ujung-ujungnya laptop jadi cepat rusak, lebih fatalnya budimen hanya bisa menangis deh di saat sedang butuh-butuhnya. Berikut kebiasaan buruk yang membuat laptop cepat rusak:
1. Dibawa berlari
Kebiaasaan ini sering terjadi ketika budimen sedang terburu-buru mengejar impian, Jiiieellahh!!! Lalu berlari sambil menggendong tas yang berisi laptop. Fix ini bahaya banget sih, karena beberapa kejadian pernah ada usai mereka berlari kencang kemudian membuka tasnya, alhamdulillah laptopnya masih utuh tapi saat membukanya, tampilan layar yang ia dapatkan menjadi blue screen. Hal ini disebabkan karena hardisk yang terdapat di dalam laptop menjadi corrupt karena besarnya sebuah guncangan yang dirasakan. Oooww!!
2. Sambil makan atau minum
Sering kan budimen ngelakuin kebiasaan satu ini dengan waktu bersamaan? Emang asyik sih apalagi jika dilakukan sambil nonton film tapi faktanya tanpa kita sadari setiap kali makan atau minum di depan laptop beberapa cipratan jatuh mengenai permukaannya walaupun laptop yang dimiliki bersifat water resistant bukan berarti kebal akan zat berminyak atau lengket seperti minuman bergula.
3. Memainkannya di atas meja kotor
Terdengarnya sih sepele namun jika hal ini selalu dibiarkan maka lambat laun kipas laptop budimen akan mengalami penumpukan debu dan tidak berputar sehingga saat debu tertumpuk penuh, laptop yang baru saja budimen nyalakan akan cepat mengalami mati dengan sendirinya.
Baca juga: Makna Dibalik Bangunan Masjid Istiqlal
4. Memainkannya di atas benda lunak
Membuka laptop di atas benda lunak seperti bantal, kasur, sofa, dan lain-lain merupakan kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh masyarakat. Bermain laptop di atas benda lunak akan membuat ventilator laptop menjadi tertutup sehingga menyebabkan laptop budimen menjadi overheat. Jika hal itu terus terjadi maka jangan heran laptop budimen akan berumur pendek.
5. Mengisi daya battery setelah habis total atau masih di atas 30%
Biasakan mencharge battery laptop saat menyentuh angka 10% dan hindari kebiasaan buruk menchargenya saat masih di atas 30% karena jika salah satunya sering budimen lakukan maka usia battery laptop budimen akan jauh lebih rentan drop.
Selain itu, hal yang mungkin jarang orang tahu adalah urutan mencharge laptop dengan benar. Urutan yang benar adalah budimen memasang listrik charger terlebih dahulu kemudian hubungkan ke laptop budimen. Hal ini dikarenakan demi menghindari loncatan daya listrik yang tidak stabil saat pertama kali dicolok. Kalau saja budimen melakukannya berulang kali maka motherboard pada laptop budimen akan mengalami kerusakan dengan cepat.
Oeah, perlu diingat bahwa usia daya battery laptop itu sangat sensitif, jadi budimen mesti sering-sering memperhatikan ya!
6. Mencabut komponen ekternal secara paksa
Misalnya, budimen mencabut kabel chargeran, flashdisk, atau kabel speaker dengan digoyang-goyangkan. Jika hal ini terus dibiarkan maka port eksternal akan menjadi longgar dan ujung-ujungnya data pada perangkat yang dicolok tidak akan terbaca. Maka yang wajib budimen lakukan saat mencabut komponen ekternal yakni dengan posisi lurus sekalipun komponen yang tercolok sangat keras.
7. Menutup laptop saat proses shutting down
Saat proses shutting down berlangsung, menutup laptop bukanlah waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk menutup laptop adalah menunggu beberapa saat setelah laptop benar-benar mati. Loh kenapa mesti menunggu? Karena dengan begitu hawa panas laptop yang telah budimen gunakan dapat tersalurkan dengan baik.
8. Jarang membersihkan laptop
Sebenarnya yang dimaksud dari membersihkan di sini sederhana kok, budimen hanya perlu membersihkan pada lapisan luarnya saja tanpa selalu membersihkan perangkat di dalamnya. Anyway bukan berarti budimen tidak pernah membersihkannya juga ya!
Usahakan usai laptop digunakan, bersihkan body laptop dengan tissue lalu memutarkannya pada bagian yang dibersihkan. Adapun bagian dalamnya, usahakan budimen rutin selambat-lambatnya 3 atau 4 bulan sekali membersihkannya. Nah, jika budimen tidak memiliki keahlian khusus dibidang ini, budimen bisa saja mencari jasa pembersih laptop agar laptop budimen tetap terjaga dengan baik dan berusia panjang.
Okay, itulah beberapa kebiasaan buruk yang membuat laptop cepat rusak. Selesai membaca, hindarilah semua kebiasaan buruk itu dan mulailah dari sekarang untuk menumbuhkan rasa peduli kepada barang yang kamu miliki apalagi kalau barang tersebut merupakan sebuah pemberian, maka hargailah pemberiannya dengan cara merawatnya.

Comments
Post a Comment