Skip to main content

Restoran Cepat Saji Indonesia yang Dikira Punya Luar Negeri!!

        Banyak merek-merek produk dengan nama asing yang dijual di Indonesia. Mungkin secara tidak sadar budimen tersihir bahwa produk-produk tersebut berasal dari luar negeri. Bisa saja budimen mengira bahwa selain mereknya yang diberi nama asing, produk tersebut memiliki kualitas dan tampilan yang bernilai serupa dengan produk luar negeri. Tak heran jika banyak dari masyarakat pribumi sendiri beranggapan bahwa produk tersebut merupakan produk asing.

        Gak kalah dengan negara lain, Indonesia juga memiliki produk jempolan yang pemasarannya hingga mendunia. Terutama dalam bidang kulinernya, Indonesia mampu menciptakan rasa kuliner yang dapat diminati para pecinta kuliner se-kancah Internasional sehingga dengan hebatnya Indonesia mampu membangun rumah makan atau restoran di berbagai negara. Berikut empat restoran cepat saji Indonesia yang dikira punya luar negeri:

1. Hoka-Hoka Bento


        Jika budimen berkunjung ke mall, sering kan menemukan restoran cepat saji ala jepang ini? Dengan menu utama daging sapi dan daging ayam yang diracik dengan gaya Jepang serta nuansa resotoran ala negeri Sakura, Hoka-Hoka Bento atau sering disingkat Hokben berhasil menghipnotis para konsumennya menganggap restoran cepat saji ini berpusat di Jepang. Padahal Hokben sendiri berbasis di Jakarta, Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 April 1985 oleh Hendra Arifin.

2. California Fried Chicken (CFC)


        California Fried Chicken biasa disingkat CFC merupakan waralaba dengan menu utama ayam goreng. Dilihat dari namanya yang sangat jelas, restoran cepat saji ini menampilkan salah satu nama kota terkenal di Amerika yakni California. 

        Tidak aneh jika masyarakat Indonesia mengira bahwa CFC berasal dari Amerika. Padahal resotoran cepat saji ini didirikan di Jakarta pada tahun 1983 oleh PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. Gak salah juga sih kalau ada masyarakat Indonesia yang mengira bahwa restoran satu ini berasal dari Amerika karena pada mulanya CFC masih dimiliki oleh America Pioneer Take Out. Selang tujuh tahun atas pengalaman dan teruji dalam penguasaan pasar, PT Pioneerindo Gourmet Interantional Tbk berlepas diri dari America Pioneer Take Out dan berhasil memegang penuh waralaba CFC di tahun 1989.

3. Sour Sally


        Sour Sally merupakan produk yogurt beku atau lebih populer disebut froyo yang menjadi trobosan terbaru pertama di Indonesia. Dengan bentuk penciptaan terbaik dari yogurt, susu, dan es krim formulasi Ie Donny Pramono sukses menularakan popularitas yogurt beku dari manca negara ke Indonesia melalui Sour Sally.

        Sour Sally didirikan pada tahun 2008 Indonesia. Lalu pada tahun 2013 ia menghadirkan Sour Sally Mini dengan oulate berukuran 3x3 meter yang berlokasi di tempat-tempat premium dengan traffic tinggi. Kemudian pada tahun 2015 ia meluncurkan All New Sour Sally serta merilis logo, situs resmi, dan akun jejaring sosial terbarunya. Logo tersebut dipasang setelah renovasi dan relokasi seluruh gerai di Sour Sally Indonesia.

4. J.Co


        Sebelum kita lanjut, budimen tau gak sih apa kepanjangan dari brand satu ini? Yapz, J.Co sendiri memiliki brand kepanjangan dari "J" Johnny dan "Co" Corporation. Lantas siapakah Johnny?
    
        Restoran cepat saji ini menghidangkan menu andalannya berupa donat, kopi, dan yogurt beku. J.Co pertama kali didirikan di Supermall Karawaci, Tangerang tahun 2005 oleh Johnny Andrean. Pria kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat ini sukses meluncurkan menu donat terlezatnya setelah ia berhasil memutuskan untuk menjadi master waralaba Bread Talk di tahun 2003. Kesuksesan tersebut ia raih setelah berhasil melakukan survey dan risetnya ke berbagai negara seperti Amerika, Australia, Jepang, dan berbagai negara Eropa. 

        Jadi, tidak perlu aneh lagi mengapa gerai J.Co dan Breadtalk selalu bersamaan dalam satu tempat, karena keduanya di atas perusahaan yang sama.   

Comments

Popular posts from this blog

Minat Baca Buku Rendah tapi Paling Jago Koar-Koar di Medsos

                    Seperti dikutip sebelumnya bahwa angka minat baca Indonesia sangatlah rendah bahkan dapat dikatakan miris. Bagaimana tidak bahwa pada tahun 2015 hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) rilisan Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD) tahun 2015 mencatat bahwa tingkat literasi Indonesia menduduki urutan ke 62 dari dari 70 negara yang disurvei. Penelitian berbeda pada tahun 2016, Indonesia tercatat oleh World’s Most Literrate Nations Ranked menduduki urutan ke-60 dari 61 negara. Lebih lengkapnya budimen bisa membaca artikel sebelumnya di bawah ini. Dampak Buruk Malas Membaca           Sedangkan pada media online, seperti yang dikatakan oleh Imam Anshori, Pemimpin Redaksi Senayan Post dalam diskusi Kebangsaan di Yogyakarta bertema Tantangan Media Massa di era Industri 4.0, jumlah pembaca media online dalam kurun waktu antara 2011-20...

Terimakasih Ibu Nunuk Nuraini; Sosok Pahlawan Bagi Anak Kos

    Sebuah berita duka kita lalui pada hari Rabu, 27 Januari 2021. Beliau adalah Ibu Nunuk Nuraini sang peracik bumbu Indomie meninggal dunia di usianya yang ke-59 tahun. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Humas Indofood Nurlita Novi Arlaida.   Perlu budimen ketahui bahwa beliau bukanlah sosok baru dalam bidang kuliner. Beliau telah bekerja hampir 30 tahun di PT Indofood CBP Sukses Makmur TBK divisi Mi Instan. Berkat racikannya, Indomie berhasil menyentuh lidah masyarakat Indonesia hingga ke penjuru dunia menjadi mie terfavorit nomor satu. Sebagaimana dikutip dari situs resmi Indomie, Kamis (28/1/2021), mie instan itu pertama kali diluncurkan pada tahun 1971 yang hanya tersedia rasa kaldu ayam. Kemudian pada tahun 1982, Indofood meluncurkan rasa mi goreng yakni varian kering pertama yang dikonsumsi tanpa kuah. Asli ane kira mie goreng dulu, baru rasa kaldu ayam rupanya selama ini ane salah hehe... Mendapatkan berita duka tersebut tentu menjadi sebuah go...

Makna Dibalik Bangunan Masjid Istiqlal

                    Warga plus enam puluh dua siapa sih yang gak kenal dengan masjid termegah satu ini? Bangunan yang dinamakan Istiqlal ini merupakan salah satu tempat sujudnya kaum muslimin yang berlokasi di Jakarta Pusat, Indonesia. Selain terkenal dengan megahnya, masjid ini merupakan masjid terbesar pertama di Asia Tenggara dan menjadi salah satu deretan masjid terbesar di dunia. Karena kemegahannya masjid ini telah dikunjungi oleh berbagai tokoh dunia seperti Angela Merkel, Barrack Obama, hingga Raja Salman. Sampai di sini, budimen mungkin sudah banyak tahu. Iya gak sih? Tapi, apakah budimen tahu bahwa masjid termegah di Asia Tenggara ini memiliki banyak seni dan filosofi yang bermakna pada setiap sudut bangunannya? Penasaran? Yuk simak tentang apa saja makna dibalik bangunan masjid Istiqlal!          Sebelumnya, salah satu awal mula sejarah masjid Istiqlal dibangun adalah terjadinya  penyera...