Skip to main content

Cara Mengatasi Galau Tingkat Mayor

       

        Siapa sih manusia di dunia yang gak pernah mengalami satu ini? Sebagai manusia normal pasti pernah mengalaminya sekalipun World Happiness Report yang diterbitkan pada Maret 2020 memberikan penempatan posisi pertama untuk negara Finlandia sebagai negara terbahagia di dunia. Tetep aja kali mereka juga pernah galau kok.

Okay, sebelum kita lanjut membahas cara mengatasi galau tingkat mayor, Eh bentar, tingkat mayor apaan sih? Ya ampuunnn biasa maen game juga ah. Paham? Yapzz. Ane akan terlebih duhulu membahas tentang definisi galau sebenarnya. Jujur, sebelum ane menulis blog ini, ane juga masih kebingungan dengan istilah kata “GALAU” karena terlalu banyak masyarakat mengungkapkan kata ini sebagai keluhannya yang bisa dibilang random. Berikut pembahasan definisi galau yang telah ana ringkas, mulai dari definisi yang didapatkan Kamus Besar Bahasa Indonesia:

Galau/ga.lau/ a, bergalau/ber.ga.lau/ a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);

 Kegalauan/ke.ga.lau.an/ n sifat (keadaan hal) galau.

Nah, dari sini ane bisa mendapatkan ilmu baru bahwa galau memiliki beberapa pengertian diantaranya yang pertama yaitu sibuk beramai-ramai, kedua yaitu ramai sekali dan ketiga yaitu pikiran yang tidak karuan.

Selanjutnya definisi galau yang diambil dari sang motivator ternama di Indonesia, bapak Mario Teguh mengungkapkan bahwa, “Galau adalah kegamangan rasa karena ketidakjelasan.” 

Di sini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa definisi galau yang menjadi populer masyarakat adalah ketidakjelasan yang terletak pada sebuah pikiran. Jika suatu saat terjadi pada diri kita tentu galau adalah hal yang lumrah tapi bukan berarti di sini menjadi pembelaan budimen untuk galau secara terus-menerus apalagi budimen sampai gak nafsu makan selama 40 hari. Ada itu ya? Berdasarkan riset yang dikeluarkan oleh The Alzheimer’s Society pada 2014, pikiran negatif seperti galau yang berkepanjangan, berpikir negatif, stres, dan depresi yang dibiarkan dalam waktu yang lama akan membuat resiko demensia semakin besar. Nah loh apa gak takut tuh? Hallaaahhh ente kayak gak pernah aja is! Sebagai manusia normal pastinya ana juga pernah dong tapi ana selalu berusaha untuk bagaimana caranya rasa galau tidak menimpa lama terhadap ane dan ane selalu berusaha mengatasinya dengan cara berikut ini:

1.    Buat diri sendiri menjadi produktif

            Dikutip dari sebuah terjemahan hadits, dari Abu Hurairah -radiyallahu anhu-, Rasulullah -shallallahu ‘alihi wasallam- bersabda, “Bersemangatlah untuk mendapatkan apa yang manfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan lemah. Jika kalian mengalami kegagalan, jangan ucapkan, ‘Andai tadi saya melakukan cara ini, harusnya akan terjadi ini. Namun ucapkanlah, ‘Ini takdir Allah, dan apa saja yang dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena berandai-andai membuka peluang setan.” (H.R. Muslim)

Jangan mau kalah sama engkong-engkong!

Pada terjemahan hadits ini ada banyak sekali intisari yang dapat kita petik salah satunya adalah menyibukkan diri sendiri untuk selalu mengerjakan kegiatan bermanfaat. Dari hadits tersebut nabi -shallallahu ‘alihi wasallam- tidak memberikan batasan artinya kita bisa mengerjakan kegiatan yang baik untuk dunia atau untuk akhirat. Jikalau sebuah galau menghampiri kita alangkah baiknya kita bergerak cepat untuk menghilangkan pikiran yang dapat merusak segala mood entah bisa dengan membaca Alquran, menonton video kajian yang pembahasannya seru, berolahraga, melakukan hobi, atau mengerjakan apapun itu yang intinya bermanfaat bagi kita.

 Baca juga:  Balita yang Ngeselin Parah!!

2.    Love yourself dan jangan pernah merasa lemah!

Merenung berjam-jam sendirian, menyalahkan takdir, tidak nafsu makan berhari-hari, atau enggan melakukan berbagai aktifitas bukanlah sebuah jurus untuk mengatasi kegalauan itu sendiri. Justru cara itu akan menambah kegalauan kita pada waktu berikutnya. Bayangkan saja misalnya seseorang yang galau lalu merasa tidak nafsu makan berhari-hari lantas yang mungkin ia dapatkan hanyalah sebuah biaya pengeluaran checkup kesehatan atas kezaliman yang telah dilakukannya sendiri. Tentu hal ini tidak akan pernah membuat kita dapat mengurangi rasa galau.

Galau bukan berarti harus mendzalimi diri sendiri

 Ingatlah dengan kutipan terjemahan hadits yang sebelumnya sudah dituangkan pada nomor satu. Nabi -shallallahu ‘alihi wasallam- memerintahkan kita untuk selalu bersemangat dan jangan pernah merasa lemah. Apapun masalahnya minumnya teh botol mizone. Mavok dah tuh. Canda brehhh!! Apapun masalahnya kita harus yakin bahwa Allah akan selalu memberikan kita ketegaran sesuai dengan besarnya ujian hidup yang Allah berikan kepada kita artinya kita pasti bisa dan berpeluang besar untuk melaluinya.


3.    Jadikan galau sebagai koreksian

Galau bisa saja terjadi karena sebab kekeliruan kita baik yang disengaja ataupun sebaliknya. Jika hal tersebut telah terjadi alangkah baiknya kita mulai mengkoreksi diri agar tidak terjatuh kembali pada lubang yang sama. Maka cara yang tepat adalah menyesali atas perbuatan yang telah dilakukan, jangan takut gagal, dan start correcting little mistakes maksudnya adalah setiap melakukan kesalahan sekecil apapun, jangan menunda-nunda untuk mengubahnya. Terkadang, kita bisa saja tidak sadar atas kesalahan kecil yang telah menumpuk akibat tidak gercep mengoreksi diri yang pada akhirnya berujung kegalauan. Perlu diingat ya, di sini bukan berarti budimen terlalu bersikap overestimate saat menghadapi kegiatan atau pekerjaan karena telalu overestimatepun akan menganggu ketenangan hati budimen.

 

4.    Cari teman terbaik yang dapat dipercaya

Curahkan isi kegalauanmu terhadap teman baikmu!

Saat galau menggebu-gebu tak terkontrol tanpa perlu merasa malu tidak ada salahnya budimen mencurahkan isi kegalauan budimen kepada satu atau dua teman terbaik budimen. Inget ya harus teman terbaik budimen bukan sembarangan teman dan tidak perlu menceritakannya kepada banyak teman walalupun mereka adalah teman-teman terbaik serta terpercaya bagi budimen! Halllahhh tebang pilih! Disclaimer, tidak mempercayai bukan berarti membenci! Karena tujuan kita mencurahkan isi kegalauan kepada teman terbaik bukan sekedar menceritakan saja melainkan bagaimana caranya agar dapat terobati dan ia mampu berjanji secara penuh untuk merahasiakannya.

 

5.    Tingkatkan ibadah

Yakinlah bahwa jawaban terbaik ada di sini!

Ibadah adalah sebuah amalan yang dapat mengobati hati dan pikiran seorang hamba, bukan uang! Dengan ibadah hati yang keras dapat mengubahnya menjadi lunak. Sebenarnya kita semua tahu betul tentang ini hanya saja kita enggan, malas, atau bisa jadi saking malasnya beranggapan “takkan pernah berpengaruh”. Na’udzubillah.

 Wahai budimen yang Allah sayangi, cobalah selalu untuk yakin yang seyakin-yakinnya bahwa dialah Allah yang maha mampu atas segalanya dan tentunya mampu untuk memberikan solusi terbaik kepada para hambanya. Cobalah selalu untuk menjaga sholat 5 waktu, karena bisa jadi atas kesengajangan seorang hamba yang telah meninggalkan kewajibannya Allah marah padanya. Bila sholat 5 waktu telah terjaga maka tingkatkanlah tahajudnya karena di waktu tersebut Allah turun ke langit dunia which means saat kita sedang bertahajud lalu mengangkat kedua telapak tangan pada malam yang diselimuti kesunyian, akan terasa sekali bahwa Allah sedang memberikan kesempatan terindah untuk kita bisa curhat secara langsung bersamanya. Betapa indahnya kesunyian malam ini jikalau kita melakukannya dengan istiqomah sehingga hati dan pikiran yang terluka akan terobati dengan permintaan yang telah dikabulkannya.


Jadi inilah beberapa cara mengatasi galau tingkat mayor dari ana. Alhamdulillah selama ana melakukan 5 hal ini rasanya hampir gak pernah yang namanya galau sampai tingkat mayor alies berkepanjangan. Lagi pula bukannya capek ya kalau dilakukan terus-menerus, hehe...

Seketika jadi inget sama teman-teman kerja dulu yang selalu menganggap ana sebagai orang yang gak pernah memiliki masalah dalam hidupnya. Hmm... ya gak mungkinlah, ana juga manusia yang normal artinya pasti pernah punya masalah juga dalam hidup hanya saja ana tidak menampakannya kepada mereka dan selalu berusaha bagaimana kegalauan tidak mengikat lama pada hati dan pikiran ana. Lantas ketika ana mampu membendungnya, mereka melihat bahwa ana adalah orang yang selalu Happy. Wkwkwk. Semoga dengan 5 cara ini budimen dapat mengatasi kegalauannya.

 Tetap semangat! “Jika kamu lelah, belajarlah untuk beristirahat, bukan untuk berhenti!” -Bansky

Comments

Popular posts from this blog

Minat Baca Buku Rendah tapi Paling Jago Koar-Koar di Medsos

                    Seperti dikutip sebelumnya bahwa angka minat baca Indonesia sangatlah rendah bahkan dapat dikatakan miris. Bagaimana tidak bahwa pada tahun 2015 hasil penelitian Program for International Student Assessment (PISA) rilisan Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD) tahun 2015 mencatat bahwa tingkat literasi Indonesia menduduki urutan ke 62 dari dari 70 negara yang disurvei. Penelitian berbeda pada tahun 2016, Indonesia tercatat oleh World’s Most Literrate Nations Ranked menduduki urutan ke-60 dari 61 negara. Lebih lengkapnya budimen bisa membaca artikel sebelumnya di bawah ini. Dampak Buruk Malas Membaca           Sedangkan pada media online, seperti yang dikatakan oleh Imam Anshori, Pemimpin Redaksi Senayan Post dalam diskusi Kebangsaan di Yogyakarta bertema Tantangan Media Massa di era Industri 4.0, jumlah pembaca media online dalam kurun waktu antara 2011-20...

Terimakasih Ibu Nunuk Nuraini; Sosok Pahlawan Bagi Anak Kos

    Sebuah berita duka kita lalui pada hari Rabu, 27 Januari 2021. Beliau adalah Ibu Nunuk Nuraini sang peracik bumbu Indomie meninggal dunia di usianya yang ke-59 tahun. Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Humas Indofood Nurlita Novi Arlaida.   Perlu budimen ketahui bahwa beliau bukanlah sosok baru dalam bidang kuliner. Beliau telah bekerja hampir 30 tahun di PT Indofood CBP Sukses Makmur TBK divisi Mi Instan. Berkat racikannya, Indomie berhasil menyentuh lidah masyarakat Indonesia hingga ke penjuru dunia menjadi mie terfavorit nomor satu. Sebagaimana dikutip dari situs resmi Indomie, Kamis (28/1/2021), mie instan itu pertama kali diluncurkan pada tahun 1971 yang hanya tersedia rasa kaldu ayam. Kemudian pada tahun 1982, Indofood meluncurkan rasa mi goreng yakni varian kering pertama yang dikonsumsi tanpa kuah. Asli ane kira mie goreng dulu, baru rasa kaldu ayam rupanya selama ini ane salah hehe... Mendapatkan berita duka tersebut tentu menjadi sebuah go...

Makna Dibalik Bangunan Masjid Istiqlal

                    Warga plus enam puluh dua siapa sih yang gak kenal dengan masjid termegah satu ini? Bangunan yang dinamakan Istiqlal ini merupakan salah satu tempat sujudnya kaum muslimin yang berlokasi di Jakarta Pusat, Indonesia. Selain terkenal dengan megahnya, masjid ini merupakan masjid terbesar pertama di Asia Tenggara dan menjadi salah satu deretan masjid terbesar di dunia. Karena kemegahannya masjid ini telah dikunjungi oleh berbagai tokoh dunia seperti Angela Merkel, Barrack Obama, hingga Raja Salman. Sampai di sini, budimen mungkin sudah banyak tahu. Iya gak sih? Tapi, apakah budimen tahu bahwa masjid termegah di Asia Tenggara ini memiliki banyak seni dan filosofi yang bermakna pada setiap sudut bangunannya? Penasaran? Yuk simak tentang apa saja makna dibalik bangunan masjid Istiqlal!          Sebelumnya, salah satu awal mula sejarah masjid Istiqlal dibangun adalah terjadinya  penyera...