Sebelum pandemi Covid-19 muncul di muka bumi pernahkah kita menyangka bahwa sekolah daring akan diberlakukan secara serempak pada seluruh dunia dalam waktu yang sama? Tentu saja rata-rata dari budimen akan menjawab tidak. Lantas seberapa siapkah kita menghadapi apa yang tidak pernah kita sangka sebelumnya? Apa mungkin karena telah berlangsung hampir setahun budimen merasa terbiasa? Yang menjadi pertanyaan besar adalah seberapa optimalkah cara kita melaksanakan sekolah daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang hampir setahun ini? Seperti yang kita ketahui bahwa banyak dari peserta didik mengeluhkan sistem PJJ karena dirasa sangat kurang efektif dibandingkan sistem pembelajaran di sekolah langsung.
Selain peserta didik mengeluhkan tentang sistem pembelajaran daring tentunya rumah menjadi faktor terbesar hambatan mereka karena sejatinya rumah adalah tempat untuk beristirahat, bermain, dan bersosialisasi dengan kerabat terdekat. Namun, realita saat ini rumah menjadi tempat untuk menimba ilmu yang dilakukan secara virtual.
Kalau rupanya benar ini menjadi masalah bagi para budimen, budimen gak perlu khawatir karena pada blog ini in sya Allah ana akan membagikan beberapa tips sekolah daring agar mendapatkan hasil yang optimal, mari kita simak!
1. Olahraga ringan sebelum sekolah
Kita pasti tahu bahwa olahraga membawa banyak dampak positif bagi tubuh hanya saja niat yang selalu terbungkus oleh rasa malas membuat kita jadi enggan melakukannya. Padahal kalau saja budimen melaksanakan sholat subuh dengan tepat waktu, kemudian dilanjutkan membaca dzikir pagi dan mengulang sedikit hafalan alquran, budimen masih dapat menyempatkan waktu untuk berolahraga di rumah sesuai dengan kebutuhan budimen. Misalnya; lompat tali, naik turun tangga, push up, sit up, angkat beban atau olahraga lainnya yang masih bisa dilakukan #dirumahaja
2. Mandi pagi
![]() |
| Mandi sanah! Bau tau! |
3. Buat area khusus belajar
Maksud ane di sini bukan berarti budimen harus
membangun ruangan baru di rumah melainkan budimen dapat mencari ruangan which
is jarang dimasuki oleh orang lain. Contohnya gudang bersih, kamar kosong, atau
kamar tidur budimen sendiri. Tujuannya agar menciptakan suasana kegiatan
belajar daring lebih fokus. Seandainya budimen berulang kali melaksanakannya di
ruangan khusus tidak ada salahnya pada waktu kosong budimen mendekorasi ruangan
tersebut agar menghilangkan rasa monoton yang berkepanjangan. Oeah, perlu diingat
jika budimen melakukan kegiatan sekolah daring di kamar tidur usahakan untuk
tidak belajar di atas kasur. Karena jika semakin anda fokus maka anda akan
semakin terlelap. Cetrek! (suara
jentrikan jari)
4. Hindari gangguan yang dapat
merusak konsentrasi
![]() |
| Cara menghindar hiruk pikuk kebisingan |
Baca juga: Minat Baca Buku Rendah tapi Paling Jago Koar-Koar di Medsos
5. Memberi jarak pandangan
Kita sadar bahwa kita telah melewati kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan waktu yang cukup panjang. Pada kegiatan PJJ ini kita jauh lebih sering bertatapan dengan guru-guru atau teman-teman kita pada layar monitor. Ketahuilah wahai budimen, dampak jangka panjang dari terlalu sering menggunakan gawai, laptop, atau PC akan membuat mata kita menjadi rabun jauh yang biasa disebut minus terutama jika jarak menatap layarnya tidak diperhatikan. Setidaknya agar mata kita tetap terjaga dengan baik, kita harus memberikan jarak pandang 50 – 70 centimeter dari layar yang kita gunakan. Tidak sampai di sini saja, budimen juga harus tau bahwa setelah 20 menit menatap layar budimen harus memberikan waktu istirahat untuk mata budimen selama 20 detik dengan cara melihat ke arah depannya yang jaraknya 20 kaki atau boleh juga melihat ke luar ruangan.
6. Mencatat point penting
penjelasan guru
Imam Syafi’i -rahimahullah- pernah mengatakan bahwa, “Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya. Ikatlah buruanmu
dengan tali yang kuat!” Sampai di sini budimen paham kan? Pada
umumnya tidak semua orang memiliki daya ingat yang kuat, oleh karena itu kita
dianjurkan untuk menulis dari apa yang telah disampaikan oleh guru. Cara
lainnya budimen bisa saja melakukan screen shoot atau screen recorder tentunya
ini dapat membuat ingatan kita lebih kokoh dan di sisi lain hal ini menujukan
bahwa betapa perhatiaanya sikap seorang murid terhadap seorang guru.
7. Gunakan waktu istirahat sebaik
mungkin
![]() |
| Jadi nak senja dulu bos! |
8. Review hasil catatan
Usai pembelajaran jarak jauh terlaksana, mereview hasil catatan dari apa yang telah disampaikan oleh guru sangatlah penting dilakukan seorang pelajar. Sebelum budimen berselancar bebas ke dunia maya atau melaksanakan aktifitas lainnya pada sore hari alangkah baiknya budimen membaca dzikir petang kemudian dilanjutkan mereview sedikit hasil catatan dari mata pelajaran yang sudah dipelajari hari itu. Oeah, budimen harus memastikan juga pada pukul 14:00 sampai dengan maksimal pukul 15:00 budimen melakukan tidur siang selama 10-30 menit dan biasakan untuk tidak lebih dari itu! Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tidur siang yang dilakukan lebih dari 30 menit akan membuat kepala pusing dan tubuh menjadi lelah berbeda dengan seseorang yang melakukan tidur siang selama 10-30 menit dapat membantu meningkatkan memori, kreativitas, dan membantu menghafal kosa-kata serta mengingat arah. Nah, tidur siang juga tidak boleh dilakukan kurang dari 10 menit karena efeknya akan meningkatkan gejala kelelahan, mudah marah, tidak bersemangat, dan mudah mengantuk.
Jadi pastikan tidur siang budimen dengan porsi ukura waktu yang stabil ya!
9. Diskusi daring bersama teman
![]() |
| Dikusi virtual berjama'ah bersama teman sekelas |
Inilah
beberapa tips yang dapat ana share ke teman-teman atau budimen pada blog kali
ini. Tips-tips ini tentunya telah ana aplikasikan mulai dari awal Pembelajaran
Jarak Jauh (PJJ) berlangsung hingga
saat ini. Alhamdulillah dengan beberapa tips ini ane beserta kawan-kawan di
kampus dapat menjalankannya dengan continue dan biidznillah mendapatkan hasil yang optimal.





Comments
Post a Comment